Gejala Umum Prediabetes dan Cara Ampuh Mengatasinya

Image result for PREDIABETES

Diabetes menjadi salah satu penyakit berisiko yang bisa menimbulkan komplikasi sampai mengancam jiwa. Kondisi prediabetes dapat dialami seseorang sebelum mengalami diabetes. Menurut Mayo Clinic, prediabetes berarti suatu kondisi di mana kadar gula darah jadi lebih tinggi dari normal, tetapi belum cukup tinggi untuk menjadi diabetes tipe 2.

Meski demikian, apabila tidak melakukan perubahan gaya hidup, penderita prediabetes sangat mungkin lebih cepat terkena diabetes tipe 2. Agar lebih jelas mengetahui apa saja tanda mengalami prediabetes, pahamilah berbagai gejala umum prediabetes di bawah ini.

Berbagai Gejala Prediabetes

Memang, kondisi prediabetes ini tidak mempunyai gejala yang signifikan. Meski demikian, terdapat berbagai tanda bahwa seseorang tengah berisiko mengalami diabetes tipe 2. Pada sebagian besar kasus, seseorang mulai menyadari saat kondisinya sudah berkembang menjadi diabetes tipe 2. Agar tidak terlambat, Anda perlu mengetahui apa saja gejala umum prediabetes sebagai indikasi awalnya. Beberapa gejala yang umumnya dialami adalah lebih sering haus dan merasa leper, lebih sering buang air kecil, pandangan kabur, dan merasakan kelelahan berlebih.

Jika merasakan berbagai gejala di atas, maka Anda harus waspada untuk menjaga pola makan dan gaya hidup agar kondisinya membaik. Perlu diwaspadai juga bahwa Anda mempunyai riwayat keluarga pengidap diabetes, darah tinggi, dan obesitas, maka segeralah cek kadar gula darah untuk memastikan kondisi tubuh.

Cara Mengatasi Prediabetes

Penderita prediabetes lebih berisiko mengalami diabetes tipe 2. Meski demikian, penderita dapat melakukan antisipasi agar risiko tersebut dapat diminimalisir. Gaya hidup yang sehat adalah salah satu cara yang sangat efektif dan ampuh mencegah komplikasi diabetes. Dilansir dari hellosehat.com, berikut ini adalah beberapa perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan gejala umum prediabetes.

  1. Menurunkan Berat Badan

Hasil studi sudah menunjukkan bahwa penurunan berat badan yang sederhana yaitu antara 5%-7% dari berat tubuh, mampu mencegah ataupun menunda perkembangan diabetes. Sebagai contoh, jika Anda adalah orang yang beratnya 90 kilogram dan kehilangan sekitar 10 kilogram dari berat badan awal, maka bisa membantu mengurangi risiko terkena diabetes.

  1. Mengurangi Asupan Karbohidrat

Karbohidrat merupakan nutrisi yang paling banyak memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh dan memicu gejala umum prediabetes. Anda dapat mengurangi kadar gula darah serta menurunkan berat badan dengan mengonsumsi lebih sedikit karbohidrat. Untuk itu, hindarilah mengonsumsi karbohidrat olahan, seperti nasi putih, roti putih, pasta, keripik, soda, serta jenis makanan atau minuman lainnya yang kadar gulanya tinggi. Sebaliknya, perbanyaklah asupan makanan non-tepung seperti nasi merah, biji-bijian, jagung, gandum, kentang, kacang polong, dan kacang merah.

  1. Menerapkan Diet Diabetes

Pada dasarnya, prinsip diet diabetes adalah bagaimana Anda dapat mengatur porsi kebutuhan gizi dan nutrisi agar seimbang dan tidak membuat kadar gula darah melonjak cepat. Kurangi juga makanan yang kadar gulanya tinggi. Pilihlah pemanis yang rendah kalori dan bebas gula agar mencegah diabetes serta mengontrol asupan kalori. Jangan lupa, perhatikan pula porsi makan Anda. Konsultasikan ke dokter atau ahli gizi terlebih dahulu agar membantu mengetahui kebutuhan nutrisi harian yang dianjurkan untuk Anda, mengingat sudah memasuki tahap prediabetes.

  1. Rutin Melakukan Aktivitas Fisik

Melakukan aktivitas fisik tidak sebatas membantu menjaga berat badan tetap terkendali, tetapi juga membantu memanfaatkan insulin dengan lebih baik. Insulin adalah hormon alami di dalam tubuh yang berfungsi mengubah glukosa menjadi energi.

Selain itu, hormon insulin juga berperan membantu mengontrol kadar glukosa (gula darah) dalam tubuh. Anda dapat melakukan olahraga kardio ataupun latihan beban secara rutin, setidaknya sebanyak 3 kali dalam seminggu antara 30-45 menit. Jika tidak punya cukup waktu untuk berolahraga, Anda bisa melakukan beberapa aktivitas fisik sederhana lainnya, seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, berkebun, ataupun hal lainnya yang disukai agar mengurangi hingga menghilangkan gejala umum prediabetes.

Sumber Artikel:

hellosehat.com

id.theasianparent.com

www.halodoc.com

Sumber Gambar:

www.diabetes.co.uk

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>